MINU Karakter Bojonegoro Peringati Isra Mi’raj di Tiga SLB, Tanamkan Iman, Ilmu, dan Akhlak Mulia Sejak Dini

Bojonegoro — Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ulum (MINU) Karakter Bojonegoro menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 20–22 Januari 2026 dengan mengusung tema “Isra Mi’raj sebagai Inspirasi Mewujudkan Generasi Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia”. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif di tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berbeda, disesuaikan dengan tingkatan fase peserta didik.
Kegiatan diawali pada Selasa, 20 Januari 2026, oleh peserta didik Fase C (kelas 5 dan 6) yang bertempat di SLB Negeri Sumbang, Bojonegoro. Pada hari pertama ini, siswa mengikuti rangkaian kegiatan religius dan reflektif yang menekankan pemaknaan peristiwa Isra Mi’raj sebagai penguat keimanan dan tanggung jawab sebagai pelajar muslim.
Hari kedua, Rabu, 21 Januari 2026 giliran peserta didik Fase B (kelas 3 dan 4) melaksanakan kegiatan di SLB Tutwuri Handayani, Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Dengan pendekatan yang sesuai usia perkembangan, siswa diajak mengenal keteladanan Rasulullah SAW melalui cerita, shalawat, dan kegiatan interaktif yang menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di SLB Putra Harapan, Desa Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Bojonegoro, yang diikuti oleh peserta didik Fase A (kelas 1 dan 2). Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan, sekaligus menjadi sarana pengenalan nilai-nilai dasar keimanan, adab, dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Dalam seluruh rangkaian kegiatan, MINU Karakter Bojonegoro menghadirkan Kak Kholis sebagai pembawa kisah. Melalui gaya tutur yang komunikatif dan inspiratif, Kak Kholis menyampaikan kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan bahasa yang mudah dipahami peserta didik di setiap fase, sehingga pesan spiritual dapat diterima dengan baik dan membekas di hati siswa.
Pemilihan SLB sebagai lokasi kegiatan merupakan bentuk nyata komitmen MINU Karakter Bojonegoro dalam menanamkan nilai syukur, cinta kepada Allah SWT, serta kepedulian terhadap sesama ciptaan-Nya. Melalui interaksi langsung di lingkungan SLB, peserta didik belajar menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, dan memperkuat nilai kemanusiaan.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, MINU Karakter Bojonegoro berharap peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai keimanan, semangat menuntut ilmu, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, religius, dan berjiwa sosial. (c)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments